<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LUPAK CANA</title>
	<atom:link href="http://ardyan.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ardyan.net</link>
	<description>Luhuring Pakarti Cagaking Nagari</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 10:30:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Malu, Kemana Kau Sekarang ?</title>
		<link>http://ardyan.net/malu-kemana-kau-sekarang/</link>
		<comments>http://ardyan.net/malu-kemana-kau-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 10:30:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardyan.net/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Beberpa waktu yang lalu ketika saya balik jogja, secara tidak sengaja saya mendengar percakapan dua orang pengemis ( panggil saja A dan B ) di pinggir jalan karena waktu itu sedang lampu merah. Dalam percakapan itu mereka bercerita tentang pengalaman masing-masing. Salah satu dari pengemis yaitu A bercerita tentang razia polisi dan satpol PP yang digelar beberapa hari yang lalu. Menurut A razia itu digelar untuk menangkap pengemis dan<a href="http://ardyan.net/malu-kemana-kau-sekarang/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><a href="http://ardyan.net/wp-content/uploads/2012/02/Graphic1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-328" title="Graphic1" src="http://ardyan.net/wp-content/uploads/2012/02/Graphic1-300x270.jpg" alt="" width="242" height="217" /></a>Beberpa waktu yang lalu ketika saya balik jogja, secara tidak sengaja saya mendengar percakapan dua orang pengemis ( panggil saja A dan B ) di pinggir jalan karena waktu itu sedang lampu merah. Dalam percakapan itu mereka bercerita tentang pengalaman masing-masing. Salah satu dari pengemis yaitu A bercerita tentang razia polisi dan satpol PP yang digelar beberapa hari yang lalu. Menurut A razia itu digelar untuk menangkap pengemis dan glandangan yang selama ini beroperasi karena selain mengganggu pemandangan juga sering melakukan tindakan yang kurang menyenangkan pada pengguna jalan. Saat melihat ada razia si A ini segera kabur dan bersembunyi di tempat yang dia rasa aman. Dia melihat beberapa temannya diangkut ke dalam truk dan dibawa ke kantor polisi untuk diberi pembinaan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pengemis B menanggapi dengan serius dan terkaget-kaget. “ Sing bener yu? Nandi? “ kata si B. si A kemudian menjawab “ Nang prapatan kono kale lo yu”. Mendengar penjelasan dari si A, si B kemudian berkomentar bahwa polisi dan satpol PP itu kejam, masak orang cari duit buat makan masih di kejar-kejar juga. Si A pun manggut manggut sambil memberi nasehat untuk dirinya dan si B, kalau besok mau operasi harus lebih berhati-hati karena razia biasanya dadakan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Mendengar semua itu membuatku terpesona dan ingin terus mendengarkan celoteh para pengemis itu namun lampu sudah berubah<span>  </span>menjadi hijau dan aku harus meninggalkan<span>  </span>kedua pengemis itu dengan rasa ingin tahu yang mendalam. Beberapa waktu berselang dari itu, ketika aku sedang makan di pinggiran jalan kaliurang ada sesorang ibu sedang menggendong anaknya sambil mengamen. Dia mengamen dengan lagu yang baru pertama kali ku dengar karena mungkin hasil karyanya sendiri. Setelah agak lama bernyanyi aku kasih ibu itu dengan beberapa uang receh yang kalau dijumlah lumayan buat beli nasi dikucingan. Entah mungkin karena recehan terus dikira sedikit atau alasan apa, dengan lantang si ibu itu menolak “ wis mas gak sida wae ( udah mas ga jadi saja ) “. Q sampai terbengong-bengong mendengar kata-kata itu sambil melihat si ibu ngeloyor pergi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Ketika ku melihat teman yang duduk didepanku, dia masih terlihat senyum-senyum sendiri melihat kejadian tadi. Setelah itu dia berkata bahwa itu sudah biasa. Bahkan dia menunjukkan bahwa orang-orang yang mengemis dan ngamen di sekitar situ sebenarnya bukan orang tidak punya tetapi memang pekerjaannya sepeti itu ( temanku seorang aktivis pemerhati anak jalanan ). Mendengar penjelasan temanku itu aku jadi teringat dengan cerita ibu tentang suatu desa yang hamper semua warganya adalah pengemis dan harta benda mereka jauh lebih berlimpah daripada orang-orang yang mereka mintai di jalanan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Melihat semua keadaan ini rasanya miris. Sekarang banyak orang yang sudah dengan sengaja membuang rasa malu. Rasa malu pada keluarga, teman, dan msyarakat. Mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri. Ini baru sebuah kisah yang terjadi di jalanan. Sekarang jika kita melihat ke atas, di jajaran para pejabat elit negeri ini. Mereka lebih tidak tahu malu lagi karena merampas hak dari rakyat yang mereka wakili. Mereka dengan terang-terangan memakan daging rakyatnya. Sebenarnya mereka tahu rakyat itu kelaparan, saling berebut untuk makan sampai mereka saling bunuh. Tetapi mereka cuek seolah tidak tahu apa-apa. Sungguh sangat ironis rasa malu yang dulu menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik. Sekarang hanya menjadi buah bibir yang tidak ada wujudnya. Padahal kalau rasa malu itu kita terapkan dalam kehidupan ini secara benar maka negeri ini tidak akan sedemikian kacau. Negeri ini akan makmur seperti ungkapan <em>gemah ripah loh jinawi</em>.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tapi yang jadi permasalah sekarang adalah bagaimana kita mengembalikan rasa malu itu pada tempatnya. Menempatkan rasa malu itu menjadi pagar untuk meluruskan tingkah laku kita. Jawaban dari pertanyaan itu sebenarnya sudah ada dalam diri kita sendiri. Tinggal mau tau tidak kita memahami dan menjalankannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardyan.net/malu-kemana-kau-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebuah Kisah Hidup</title>
		<link>http://ardyan.net/sebuah-kisah-hidup/</link>
		<comments>http://ardyan.net/sebuah-kisah-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 18:01:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardyan.net/?p=323</guid>
		<description><![CDATA[Suatu masa ada seorang murid bertanya kepada gurunya ” Kenapa ada orang gila?” ” Kenapa ada orang yang selalu sendiri? sendiri dalam hidup dan terkadang mereka terlihat menangis walau hanya terisak kecil tapi air mata mereka mengalir deras.” ” Lalu apa yang sebenarnya mereka cari? yang membuat mereka kembali tersenyum seperti fitrah mereka?” Guru pun tersenyum mendengar pertanyaan muridnya sambil mengusap kepalanya seraya berkata ” Kenapa kau tanyakan itu muridku<a href="http://ardyan.net/sebuah-kisah-hidup/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu masa ada seorang murid bertanya kepada gurunya</p>
<p>” Kenapa ada orang gila?”</p>
<p>” Kenapa ada orang yang selalu sendiri? sendiri dalam hidup dan terkadang mereka terlihat menangis walau hanya terisak kecil tapi air mata mereka mengalir deras.”</p>
<p>” Lalu apa yang sebenarnya mereka cari? yang membuat mereka kembali tersenyum seperti fitrah mereka?”</p>
<p>Guru pun tersenyum mendengar pertanyaan muridnya sambil mengusap kepalanya seraya berkata ” Kenapa kau tanyakan itu muridku yang manis?Apakah kau merasa kesepian?Apakah kau merasa hidupmu seperti mereka?”</p>
<p>Murid itu pun menatap gurunya sambil menintikkan air mata seraya bergumam ” Iya Bu, aku merasa sendiri tapi tak tau harus berbuat apa, orang yang selama ini selalu memberiku dorongan, semangat dan harapan telah pergi.” Murid itu sekarang tertunduk lesu dan terus terisak.</p>
<p>Guru yang baik itu pun memeluk muridnya ssambil berbisik ” Kau tidak sendirian anakku, ada Ibu disini. Ibu yang akan menemanimu, menyayangimu, dan selalu memberimu semangat serta harapan”. Lalu anak itu bertanya ” Kenapa Ibu sangat peduli padaku? yang serlalu kalah, terlamabat, dan tidak bisa apa-apa?</p>
<p>Guru itu menjawab ” Karena akulah yang melahirkanmu, akulah yang membesarkanmu, akulah yang merawatmu dengan segala data yang aku punya. Selain itu Kau adalah anak yang baik yang selalu membantu teman-temanmu tanpa pamrih, yang selalu berusaha membuat temanmu tersenyum walau terkadang kau sendiri yang harus menangis dan sakit. Kau tak pernah peduli melakukan apapun untuk orang yang kau sayangi, Nak. itulah kelebihanmu, itulah dirimu yang sesungguhnya. Jiwa seorang pemimpin yang rela berkorban, walau terkadang harus dicaci, yang hanya ada dalam balik layar dan tidak diakui. tapi itulah dirimu jadi banggalah pada dirimu”.</p>
<p>Anak itu kembali bertanya, ” lalu apa yang sebenarnya mereka cari?”. Guru itu menjawab , ” Mereka mencari pengakuan, pengakuan atas hadirnya mereka. Bukan hanya raganya tetapi juga jiwanya dan orang-orang disekiter mereka membutuhkannya. selain itu mereka juga mencari kasih sayang dan kebahagiaan. Kasih sayang dan kebahagiaan sejati, bukan bayang-bayang hitam maupun fatamorgana yang terlihat begitu indah tetapi sebenarnya kepedihan yang mendalam. Dan karena itulah terkadang mereka terlihat menagis tanpa suara tetapi air mereka mengalir deras.”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardyan.net/sebuah-kisah-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peran Blogger dalam ASEAN Community</title>
		<link>http://ardyan.net/peran-blogger-dalam-asean-community/</link>
		<comments>http://ardyan.net/peran-blogger-dalam-asean-community/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 06:06:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN. Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[community]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardyan.net/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang abad ke-21, ASEAN bersepakat untuk membangun suatu kawasan yang terintergrasi dengan membentuk suatu komunitas Negara-negara Asia Tenggara yang terbuka, damai, stabil dan sejahtera, saling peduli, dan dikat bersama dalamkemitraan yang dinamis pada tahun 2020. Harapan tersebut dituangkan dalam KTT ASEAN tanggal 15 Desember 1997 di Kuala Lumpur, Malaysia. Selanjutnya untuk merealisasikan harapan tersebut, pada tahun 2003, ASEAN mengesahkan Bali Concord II dalam KTT ASEAN ke-9, yang menyepakati pembentukan Komunitas<a href="http://ardyan.net/peran-blogger-dalam-asean-community/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" title="abc" src="https://lh4.googleusercontent.com/-FmWKIZn7v6A/TtK0aGOJyzI/AAAAAAAAAFo/IWh0PuOY8Z8/s800/Untitled-1.jpg" alt="" width="353" height="214" />Menjelang abad ke-21, ASEAN bersepakat untuk membangun suatu kawasan yang terintergrasi dengan membentuk suatu komunitas Negara-negara Asia Tenggara yang terbuka, damai, stabil dan sejahtera, saling peduli, dan dikat bersama dalamkemitraan yang dinamis pada tahun 2020. Harapan tersebut dituangkan dalam KTT ASEAN tanggal 15 Desember 1997 di Kuala Lumpur, Malaysia. Selanjutnya untuk merealisasikan harapan tersebut, pada tahun 2003, ASEAN mengesahkan Bali Concord II dalam KTT ASEAN ke-9, yang menyepakati pembentukan Komunitas ASEAN (ASEAN Community). Komunitas ASEAN terdiri atas 3 (tiga) pilar, yaitu Komunitas Politik-Keamanan ASEAN ( ASEAN Political-Security Community | APSC ), komunitas Ekonomi ASEAN ( ASEAN Economic Community | AEC ), Komunitas Sosial Budaya ASEAN ( ASEAN Socio-Cultural Community | ASCC ).</p>
<p style="text-align: justify;">Upaya pembentukan komunitas ASEAN semakin kuat dengan ditandatanganinya Deklarasi Cebu mengenai Percepatan Pembentukan Komunitas ASEAN pada tahun 2015 ( Cebu Declaration on the Acceleration of the Establishment of an ASEAN Community by 2015 ) pada KTT ASEAN ke-12 di Cebu, Filipina pada tanggal 13 Januari 2007. Dengan ditandatanganinya Deklarasi tersebut berarti bahwa para pemimpin ASEAN menyepakati percepatan pembentukan komunitas ASEAN pada tahun 2015. Untuk mencapai terbentuknya Komunitas ASEAN 2015, maka ASEAN menyusun Cetak Biru ( Blue Print ) dari ketiga pilar tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Cetak biru pertama adalah cetak biru dari pilar politik-keamanan. Cetak biru dari pilar APSC terbagi atas 3 karakteristik, 11 elemen, dan 137 tindakan. Berikut adalah 3 karakteristik dari blue print pilar APSC :</p>
<ol style="text-align: left;">
<li>Komunitas berbasis Aturan dengan nilai dan norma bersama yang terdiri atas 2 elemen dan dijabarkan dalam 58 tindakan.</li>
<li>Sebuah wilayah terpadu, damai, dan tangguh dengan tanggung jawab bersama untuk keamanan menyeluruh, terdiri atas 6 elemen dan 71 tindakan.</li>
<li>Kawasan yang dinamis dan berpandangan keluar dalam dunia yang semakin terintegrasi an saling bergantung, terdiri atas 3 elemen dan 8 tindakan.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Kerjasama dalam kerangka APSC sesuai dengan cetak birunya kemudian dibuat lebih spesifik lagi dalam bidang politik, keamanan, dan hokum yang mencakup permasalahan tradisional maupun nontradisional dalam upaya memajukan pemerintahan yang baik, penanganan bencana alam, pemberantasan korupsi, dan penanganan terorisme.</p>
<p style="text-align: justify;">Cetak biru yang kedua adalah cetak biru dari pilar ekonomi. Cetak biru AEC bertujuan untuk menjadikan kawasan ASEAN lebih stabil, sejahtera dan sangat kompetitif, memungkinkan bebasnya lalu lintas barang, jasa, investasi, dan modal. Selain itu juga bertujuan untuk kesetaraan pembangunan ekonomi dan pengurangan kemiskinan serta kesenjangan social pada tahun2015. Cetak biru AEC ini merupakan master plan (rancangan utama) dari pembentukan ASEAN Community tahun 2015.</p>
<p style="text-align: justify;">Cetak biru ketiga adalah cetak biru dari pilar social-budaya. Cetak biru ASCC diarahkan untuk memberikan kontribusi dalam memperkuat intergrasi ASEAN yang berpusat pada masyarakat (people-centered) serta memperkokoh kesadaran, solidaritas, kemitraan, dan rasa kebersamaan. Cetak biru pilar ASCC terdiri atas 6 elemen dan 348 tindakan. Berikut adalah 6 elemen tersebut :</p>
<ol style="text-align: left;">
<li>Pembangunan manusia</li>
<li>Perlindungan dan kesejahteraan social</li>
<li>Hak-hak dan keadilan social</li>
<li>Memastikan pembangunan yang berkelanjutan</li>
<li>Membangun identitas ASEAN</li>
<li>Mempersempit jurang pembangunan</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan tujuan dan cetak biru dari ASEAN Community tersebut di atas maka pada tanggal 9 Juli 2011, kementerian luar negeri RI mengadakan Sarasehan Peran Blogger ASEAN dalam Kerjasama Ekonomi dan Sosial Budaya ASEAN-Mitra WIcara di Hotel Melia Purosani ruang Nakula-Sadewa,Yogyakarta yang bekerjasama dengan Blogger Lokal yaitu joglo Abang. Acara Saresehan ini dihadiri oleh presiden ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia Mas Iman Brotoseno, Mbak Risa Amrikasari, Bupati Wonosobo, dan perwakilan blogger dari seluruh Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam acara ini dipaparkan bagaimana para blogger dapat berperan atau memberikan sumbangsih untuk pembentukan komunitas ASEAN pada tahun 2015. Mengingat pada era saat ini adalah era komunikasi dan teknologi di mana sebagian besar orang di dunia menggunakan internet sebagai media mencari informasi dan berkomunikasi dengan sesame, maka sangatlah jelas bahwa blogger mempunyai peran penting dalam upaya pembentukan komunitas ASEAN pada tahun 2015. Salah satu peran blogger dalam pembentuka komunitas ASEAN ini adalah sebagai media informasi kepada masyarakat tentang akan dibentuknya Komunitas ASEAN pada tahun 2015. Informasi tersebut dapat tersalurkan dengan buah tangan blogger yang berupa tulisan yang akan terus dibaca oleh masyarakat yang menggunakan internet.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain sebagai media informasi kepada masyarakat luas, blogger yang sebagian besar berasal dari masyarakat dengan berbagai latar belakang pekerjaan, budaya, dan agama dapat menjadi sumber inspirasi atau sumber masukan bagi pemerintah atau pemimpin ASEAN dalam menentukan aturan dan langkah – langkah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran serta pengurangan kemiskinan. Hal ini berdasarkan kenyataan bahwa para blogger menulis artikel ataupun reportase terhadap suatu pokok permasalahan secara bebas tanpa tekanan namun tetap menggunakan etika dan norma.</p>
<p style="text-align: justify;">Peran blogger selanjutnya adalah dapat menjadi kontrol atau pengamat kebijakan komunitas ASEAN dan pemerintah. Apakah kebijakan pemerintah ataupun komunitas ASEAN berdampak baik atau buruk terhadap masyarakat, merata tidaknya kebijakan tersebut dalam masyarakat, dan juga sebagai control jika terjadi penyimpangan kebijakan yang dilakukan oleh oknum – oknum tidak bertanggung jawab semisal terjadi tindak korupsi dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Blogger juga dapat berperan sebagai media promosi wisata. Hal ini pernah dilakukan oleh bupati wonosobo pada tahun 2009 dengan mengadakan wisata blogger. Acara yang mengundang blogger untuk diajak berjalan – jalan keliling wonosobo ini ternyata memberikan hasil yang cukup signifikan dalam hal kunjungan wisata. Hal itu terbukti dengan beberapa kali wonosobo muncul dalam acara pesona alam di berbagai stasiun televise dan juga pernah dijadikan sebagai lokasi syuting beberapa film Indonesia. Peningkatan komoditi wisata ini tidak terlepas dari peran blogger, karena setelah acara panitian mengadakan lomba blog yang bertemakan tentang apa yang sudah dialami serta dilihat blogger selama mengikuti acara.</p>
<p style="text-align: justify;">Respon blogger pastilah sangat bagus yaitu dengan memposting apa yang mereka lihat baik secara universal ( catatan perjalanan ) maupun menjelaskan suatu objek secara spesifik. Hal ini selain untuk mengikuti lomba yang diselenggarakan panitia juga sebagai rasa terimakasih atas undangan dan segala macam yang telah diberikan kepada para blogger. Coba kita bayangkan jika yang dating dalam acara itu ada sekitar 100 orang blogger dan rata – rata merupakan blogger – blogger senior yang telah memiliki banyak teman sesame blogger dan juga mempunyai popularitas di internet. Jika dalam sehari ada 10 orang yang masuk ke blog setiap blogger yang hadir dalam acara maka dalam satu minggu ada 7 x 10 x 100 = 7000 orang akan melihat artikel tentang daerah tersebut. Sungguh sebuah promosi yang hebat dan bahkan tidak hanya dari dalam negeri namun juga luar negeri.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan tidak hanya aset wisata saja, dengan acara seperti ini produk daerah seperti kerajinan dan makanan dapat berkembang lebih besar karena dengan para blogger mempostingnya di dalam blog masing – masing tidak menutup kemungkinan aka nada banyak pembeli dari luar daerah yang memesan dan banyak pula investor atau pinjaman modal yang masuk ke daerah tersebut. Namun saying tidak banyak kepada aderah yang melakukan hal seperti itu sehingga aset wisata di daerah menjadi kurang berkembang dan cenderung menjadi tidak terurus, produk daerah banyak yang mati, dsb. Jika dilihat bukankah peran blogger ini sesuai dengan cetak biru pilar AEC yang bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.</p>
<p style="text-align: justify;">Peran blogger juga dapat merambah ke pilar ketiga yaitu pilar social-budaya. Keragaman budaya di Indonesia dan Negara – Negara ASEAN membuat orang asing yang datang ke suatu daerah merasa canggung dan takut melanggar norma dan budaya di daerah tersebut. Dengan adanya blogger maka aturan adat, norma, budaya dan social di suatu daerah dapat terungkap. Apalagi blogger itu berasal dari daerah tersebut. Hal ini akan memberikan informasi yang lebih akurat tentang suatu daerah baik letak geografis, social, dan budayanya. Sehingga orang dapat terlebih dulu belajar sebelum datang ke daerah tersebut. Hal ini juga akan sangat berguna jika di daerah tersebut terdapat banyak asset wisata dan produk daerah.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk pilar pertama yaitu politik dan keamanan blogger jug adapt berperan dengan mensosialisasikan apa yang sedang terjadi kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami. Apalagi banyak politikus dan jajaran keamanan yang juga merupakan blogger. Hal ini akan semakin mempermudah sosialisasi kebijakan pemerintah kepada masyarakat agar masyarakat tidak merasa dibodohi oleh pemerintah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan terbentuknya <a href="http://aseanblogger.com">ASEAN Blogger Community</a> diharapkan dapat menjalin persahabatan antar blogger di Negara – Negara ASEAN, sehingga dapat terjalin rasa kekeluargaan dan juga dapat terjadi pertukaran informasi baik ekonomi, social-budaya, politik serta keamananan. Selain itu dengan terbentuknya ASEAN Blogger Community diharapkan blogger dapat menjadi sumber informasi bagi pemimpin ASEAn dalam menentukan kebijakan agar tidak bertentangan dengan kebutuhan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ardyan.net/asean-blogger-community-abc-conference">ASEAN Blogger Community Conference</a> yang diadakan di Nusa Dua Bali pada tanggal 16 November 2011 memberikan kekuatan dan landasan tentang apa yang akan dilakukan oleh <a href="http://aseanblogger.com">ASEAN Blogger Community</a> untuk mendukung terbentuknya ASEAN Community 2015. Acara ASEAN Blogger Community Conference ini merupakan kerjasama antara kementerian luar negeri RI dengan <a href="http://www.bankmandiri.co.id/">Bank mandiri </a>sebagai sponsor utama. Selain sebagai sponsor utama diharapkan <a href="http://www.bankmandiri.co.id/">Bank Mandiri</a> dapat memberikan dukungan terhadap usaha masyarakat terutama dalam bidang produksi dengan memberikan pinjaman modal dengan bunga ringan, sehingga produk masyarakat menjadi lebih baik dan dapat bersaing dengan produk dari perusahaan besar dan produk – produk luar negeri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardyan.net/peran-blogger-dalam-asean-community/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Informasi</title>
		<link>http://ardyan.net/masyarakat-informasi/</link>
		<comments>http://ardyan.net/masyarakat-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 06:16:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[community]]></category>
		<category><![CDATA[deklarasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardyan.net/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Selain untuk menghadiri acara ASEAN Blogger Community Conference ternyata kami juga dundang untuk menghadiri ulang tahun terbentuknya Bali Blogger. Bali Blogger adalah komunitas blogger bali yang merupakan kumpulan blogger se pulau bali. Dalam acara itu kami disuguhi oleh penampilan group band asa; bali yaituthe captain. Selain itu kami juga dijamu dengan masakan khas Bali yaitunasi jingo. Nasi jingo adalah semacam nasi kucing jika di Yogyakarta, namun porsinya 2 bungkus nasi<a href="http://ardyan.net/masyarakat-informasi/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" title="sbc3" src="https://lh5.googleusercontent.com/-2wrp78sbPB4/Ts38aTcmWlI/AAAAAAAAAFY/xyW34fwqRB8/s640/SDC19367.JPG" alt="" width="223" height="167" />Selain untuk menghadiri acara <a href="http://ardyan.net/asean-blogger-community-abc-conference"><em>ASEAN Blogger Community</em> Conference</a> ternyata kami juga dundang untuk menghadiri ulang tahun terbentuknya Bali Blogger. <a href="http://www.baliblogger.org">Bali Blogger</a> adalah komunitas blogger bali yang merupakan kumpulan blogger se pulau bali. Dalam acara itu kami disuguhi oleh penampilan group band asa; bali yaituthe captain. Selain itu kami juga dijamu dengan masakan khas Bali yaitunasi jingo. Nasi jingo adalah semacam nasi kucing jika di Yogyakarta, namun porsinya 2 bungkus nasi kucing dengan sayur yang lebih komplit dari pada nasi kucing. Menurut beberpa teman blogger yang ada di sana, nasi jingo sebenarnya berisikan daging kelelawar, namun yang disuguhkan pada kami menggunakan daging ayam.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada acara ini juga dipaparkan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh baliblogger. Kegiatan – kegiatan yang diadakan oleh bali blogger salah satunya adalah <em>“<strong>siu ajak liu</strong>”</em> yang dalam bahasa Indonesia berarti 1000. Kegiatan ini adalah kegiatan pemberian beasiswa kepada anak – anak kurang mampu de seluruh bali. Data ana – anak yang mendapatkan beasiswa ini sebagian berasal dari dinas – dinas terkait dan sebagian lagi berasal dari data yag diajukan oleh anggota komunitas yang tersebar di seluruh bali. Selain pemberian beasiswa, kegiatan ini juga melakukan pendampingan kepada anak – anak penerima beasiswa agar beasiswa tepat guna dan juga agar kegiatan ini menjadi lebih efektif. Dana dari beasiswa nin berasal dari dalam komunitas bali blogger dan juga dari pihak lain yang mau menjadi donatur.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada hal menarik lain yang ada di tempat perayaan ulang tahun ini. Selain bertempat di museum lukisan pada acara ini juga ada spanduk besar yang bertuliskan <strong><em>“ Saatnya warga memproduksi informasi, tak hanya mengonsumsi “</em></strong> kata inilah yang kemudian dalam diskusi kelompok saat penyusunan <a href="http://ardyan.net/asean-blogger-community-abc-conference">deklarasi <em>Blogger ASEAN Community</em></a> menjadi salah satu poin yang diajukan untuk dicantumkan dalam deklarasi <em>ASEAN</em> <em>Blogger Community</em>. Pengajuan ini berdasarkan kenyataan bahwa sekarang ini masyarakat sudah berkembang dan melek teknologi, sehingga sudah selayaknya masyarakt memproduksi informasi sesuai bidangnya tidak hanya mengonsumsi informasi dari pihak lain. Hal ini juga bertujuan agar masyarakat lebih berkembang tidak hanya didekte oleh pihak – pihak asing.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin kata – kata itu bias menjadi semangat kita para blogger untuk lebih giat mensosialisasikan kegiatan menulis kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan salah satunya adalah pelatihan menulis, pelatihan blog, dan sebagainya. Sehingga masyarakat yang berada di daerah yang agak masuk ke pedalaman dapat mengetahui perkembangan teknologi dan dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan serta kemakmuran.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardyan.net/masyarakat-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ASEAN Blogger Community ( ABC ) Conference</title>
		<link>http://ardyan.net/asean-blogger-community-abc-conference/</link>
		<comments>http://ardyan.net/asean-blogger-community-abc-conference/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 17:53:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[deklarasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardyan.net/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[ASEAN Blogger Community ( ABC ) Conference merupakan tindak lanjut dari usulan untuk membentuk sebuah wadah blogger tingkat ASEAN. Acara ini bertujuan untuk menetapkan sebuah deklarasi sebagai dasar berdirinya ASEAN Blogger Community. Konferensi ini diikuti oleh hampir semua perwakilan blogger ASEAN ( blogger Myanmar tidak dapat hadir karena ada permasalahan pada VISA ). Konferensi ini cukup meriah karena selain diikuti oleh perwakilan blogger dari seluruh Negara ASEAN, acara ini juga<a href="http://ardyan.net/asean-blogger-community-abc-conference/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em><a href="http://ardyan.net/wp-content/uploads/2011/11/SDC194291.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-107" title="<SAMSUNG DIGITAL CAMERA>&#8221; src=&#8221;http://ardyan.net/wp-content/uploads/2011/11/SDC194291-300&#215;225.jpg&#8221; alt=&#8221;" width=&#8221;245&#8243; height=&#8221;184&#8243; /></a><a href="http://ardyan.net/asean-blogger-community-abc-conference">ASEAN Blogger Community</a></em><a href="http://ardyan.net/asean-blogger-community-abc-conference"> ( ABC ) Conference</a> merupakan tindak lanjut dari usulan untuk membentuk sebuah wadah blogger tingkat ASEAN. Acara ini bertujuan untuk menetapkan sebuah deklarasi sebagai dasar berdirinya <em>ASEAN Blogger Community</em>. Konferensi ini diikuti oleh hampir semua perwakilan blogger ASEAN ( blogger Myanmar tidak dapat hadir karena ada permasalahan pada VISA ). Konferensi ini cukup meriah karena selain diikuti oleh perwakilan blogger dari seluruh Negara ASEAN, acara ini juga diikuti oleh perwakilan blogger dari berbagai daerah di Indonesia. Semua berkumpul dan berbaur menjadi satu tanpa melihat suku, ras, agama. Kita semua sama yaitu <em>blogger</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">                Konferensi ini diadakan di NUSA DUA AREA tepatnya di Museum PASIFIKA, yaitu sebuah museum lukisan. Pertama – tama acara ini didahului dengan sambutan presiden <em>ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia</em> Mas Iman Brotoseno yang dalam sambutannya menyebutkan alasan – alasan terbentuknya <em>ASEAN Blogger Community</em>. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembukaan acara yang dilakukan oleh menteri komunikasi dan informasi (menkominfo) Bapak Tifatul Sembiring yang dalam pidatonya berisikan dukungannya terhadap terbentuknya <em>ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia</em>. Pidato bapak menteri ini di akhiri dengan sebuah pantun yang cukup humoris.<em></em></p>
<p style="text-align: justify;">                Setelah itu acara dilanjutkan dengan presentasi dari bapak Penasehat <em>ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia</em> Bapak Hazirin Pohan. Dalam presentasinya bapak penasehat memaparkan apa saja yang akan diraih dari kerjasama ASEAN dan peranan <em>ASEAN Blogger Community</em> dalam kerjasama ASEAN yang mencakup bidang politik, keamanan, social, ekomomi, dan budaya. Menurut beliau blogger dapat menjadi pemberi ide bagi kerjasama yang akan dilakukan karena posisi blogger yang lebih relalistis ( blogger adalah masyarakat umum ). Sehingga diharapkan dengan adanya <a href="http://aseanblogger.com/"><em>ASEAN Blogger Community</em></a> kerjasama yang terjalin antara Negara ASEAN dapat lebih dirasakan oleh masyarakat kecil, terutama yang berhubungan dengan masalah social dan ekonomi.</p>
<p style="text-align: justify;">                Acara kemudian dilanjutkan dengan <em>coffee break</em> yang menjadi acara santai untuk ngobrol antar sesama blogger. Setelah acara <em>coffee break</em> acara dilanjutkan dengan presentasi oleh para perwakilan blogger dari Negara – Negara ASEAN yang dipimpin oleh Mbak Rika Amrikasari. Dalam presentasi ini dijelaskan kondisi blogger di berbagai Negara ASEAN lain. Ada yang blogger mendapat dukungan resmi dari pemerintah sehingga blogger berbau politik, ada yang bercerita tentang beberapa situs yang diblok di negaranya,ada yang bercerita juga bahwa di negaranya akses internet itu gratis dan masih banyak lagi. Tetapi intinya kebebasan berekspresi hamper di semua Negara itu dibatasi dengan berbagai aturan dan hukuman. Sehingga masalah ini menjadi poin yang nantinya akan masuk kedalam deklarasi <em>ASEAN Blogger Community.</em></p>
<p style="text-align: justify;"> Acara <em>ASEAN Blogger Community</em> ( ABC ) Conference ini selain dihadiri oleh perwakilan Negara – Negara ASEAN acara ini juga dihadiri perwakilan Google untuk asia selatan, mbak sinta bubu, pak Nukman Lutfi, Pak Onno, Mas dony BU dan Mas Anggara. Pada kesempatan pertama presentasi dilakukan oleh pihak Google yang diwakili oleh Mike Orgil. Pada presentasinya Mike mengatakan bahwa google sangat mendukung acara dan terbentuknya <a href="http://aseanblogger.com/"><em>ASEAN Blogger Community</em></a> dengan berusaha memberikan pelayanan yang terbaik seperti <em>space</em> dan fasilitas google lainnya terutama yang berhubungan dengan dunia kebloggeran.</p>
<p style="text-align: justify;">Mbak sinta bubu di sini menyampaikan data statistik pengguna  internet di Indonesia baik dari segment umur sampai pada basic dari para penggunanya. Ternyata dari data yang disampaikan pengguna internet terus berkembang setiap tahunnya serta disampaikan beberapa social media yang popular di berbagai Negara ASEAN dan untuk Indonesia ada 2 sosial media local yang popular di masyarakat yaitu KASKUS dan DETIK.COM. Selain itu mbak sista juga menyampaikan tentang peluang mengembangkan usaha ( bekerja sama dengan investor ) untuk produk – produk seperti software, alat – alat komunikasi dan masih banyak lagi. Sini juga disampaikan tips – tips yang bias digunakan untuk bisa memperoleh kerjasama ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah itu giliran pak Nukman Lutfie malakukan presentasi. Di sini beliau menyampaikan tantangan – tantangan untuk ngeblog setelah adanya bom bardir dari facebook dan twitter. Ternyata pengaruh facebook dan twitter itu sangat besar. Hal ini terbukti dengan semakin menurunnya frekuensi ngeblog yang semula dari 1 tulisan per hari menjadi 1 tulisan perminggu dsb. Beliau juga menyampaikan orang sekarang lebih senang menulis yang pendek – pendek seperti di facebook dan twitter dari pada menulis di blog masing – masing. Ada sebuah statement yang lumayan menusuk <strong><em>“ Kalau anda mengaku seorang blogger coba anda lihat postingan terakhir kapan? Kalau lebih dari 1 bulan tidak pantas menyebut dirinya blogger “</em></strong> sebuah statement yang cukup menusuk hati waktu itu karena setelah saya lihat blog ternyata postingan terakhir sudah lebih dari 1 bulan yang lalu. Selain itu juga disampaikan tips – tips biar ngeblog itu menyenangkan salah satunya adalah menjadikan diri merasa kurang jika tidak ngeblog walaupun sudah banyak mencurahkan perasaan pada facebook dan twitter. Kemudian pada akhir presentasi pak nukman menyimpulkan entah itu facebook, twitter maupun blog itu adalah sama yaitu mempunyai rasa ingin salaing berbagi sehingga jadikanlah semangat berbagi itu menjadi semangat untuk tetap ngeblog.</p>
<p style="text-align: justify;">Presentasi dilanjutkan oleh mas Anggara. Di sini mas Anggara menjelaskan tentang hukum – hokum kebebasan berekspresi dan berpendapat. Mas Anggara juga memaparkan kasus – kasus yang menimpa para blogger terkait undang – undang yang ada di negara ini. Menurut beliau kebebasan berekspresi itu ada seseuatu yang mustahil untuk didapatkan karena akan selalu ada aturan – aturan yang membatasinya. Bahkan aturan – aturan itu itu mengandung buah hukuman pidana yang cukup berat. Selain itu Mas Anggara juga menyampaikan penanganan kasus hokum di Indonesia sering tidak sesuai. Misalkan ada sebuah pelanggaran dengan menulis sesuatu di media online yang bisa dituntut dengan UU ITE tetapi hanya dituntut dengan menggunakan KUHP dan juga sebaliknya, sehingga hukuman yang didapatkan sering tidak sesuai dengan apa yang dilakukan. Bahkan banya undang – undang yang dirancang beberpa tahun lalu baru disahkan belakangan ini padahal kondisi / ruang lingkup dari UU itu sudah sangat berbeda dan tidak lagi dapat menjangkau tingkat kemajuan teknologi yang sangat cepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Berlanjut pada presentasi Pak Onno yang merupakan pakar IT Indonesia. Beliau menjelaskan tentang teknologi jaringan internet. Sebelum memulai presentasi beliau bertanya bagaimana koneksi internet di Negara – Negara ASEAN lain ternyata internet di Negara luar itu sangat murah dan memilikkecepatan akses yang tinggi misalkan di Laos hanya dengan 30 dollar kita dapat mendaat akses unlimited denan kecepatan sekitar 7 Mbps kecepatan yang sudah dapat kita bayangkan bagaimana cepatnya. Setelah itu pak Onno menjelaskan pada perwakilan blogger asing ini bagaimana kondisi akses intenet di Indonesia, mulai dari pencurian akses internet, share koneksi, sampai menggunakan wajan bolik untuk mendapatkan koneksi yang lancar. Sungguh mengenaskan kondisi akses internet Negara ini jika dibandingkan dengan Negara lain. Dalam presentasinya Pak Onno lebih menekankan pada cara berinternet orang Indonesia yang dengan koneksi yang cukup memprihatinkan berupaya mendapatkan koneksi yang cukup lancar dan mampu berbagi koneksi dengan orang disekitarnya. Pada akhir presentasi Pak Onno meberikan sebuah pernyataan <strong><em>“ Teknologi itu mudah, tetapi pemerintah itu kesulitan dan takut pada teknologi sehingga mereka membuat berbagai peraturan “</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Oya sampai kelupaan masih ada presentasi yang cukup menarik dari Mas Dony BU. Mas Dony di sini menjelaskan tentang jumlah pennguna internet di Indonesia terutama blogger. Di Indonesia terdapat sekitar 2,7 juta blogger yang terbagi dalam beberapa komunitas. Hal ini cukup dapat membanggakan karena merupakan jumlah yang bisa dibilang terbesar di ASEAN. Selain itu Mas Dony juga memaparkan trafik pengguna internet Indonesia berdasarkan situs yang dikunjungi. Berdasarkan data yang disampaikan peringkat pertama diduduki oleh Blogspot dengan 15 M/month, sedangkan wordpress menduduki peringkat dua dengan 9 M/ month, lalu detik.com dengan 1,3 M/ month, Kompasiana dengan 1,1 M/ month dan dagdigdug dengan 120 K/ month. Mas Dony juga menerangkan pentingnya memperbanyak konten – konten positif di internet untuk menutup konten – konten negative seperti pornografi, pornoaksi dsb. Sehingga tindak kejahatan online seperti kasus penculikan lewat media facebook dapat dikurangi dan bahkan dapat dicegah.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya inti dari acara <em>ASEAN Blogger Community</em> ( ABC ) Conference adalah untuk menyusun deklarasi terbentuknya<em> ASEAN Blogger Community</em> yang akan dijadikan pijakan untuk melakukan hal – hal besar selanjutnya. Bahasan tentang isi dari deklarasi tersebut akan dibahas pada postingan berikutnya karena panjangnya proses diskusi untuk menentukan isi dari deklarasi tersebut. Beberapa poin yang ada dalam deklarasi tersebut adalah kebebasan berekspresi, etika menulis online, pembentukan masyarakat sadar informasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara ini merupakan agenda dari kementerian luar negeri yang bekerja sama dengan <a href="http://www.bankmandiri.co.id/">Bank Mandiri</a>, Garuda Indonesia, Indosat, dll yang pelaksanaannya diatur oleh bubu.com. Tidak lupa ucapan terima kasih saya ucapkan kepada kementerian luar negeri RI dan <a href="http://www.bankmandiri.co.id/">Bank Mandiri</a> selaku sponsor utama, karena dengan terselenggaranya acara ini dapat menambah jalinan persaudaraan antar blogger. Tidak hanya blogger Indonesia namun juga blogger seluruh ASEAN.</p>
<p>Salam Sukses <img src='http://ardyan.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardyan.net/asean-blogger-community-abc-conference/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Balik Perjalanan</title>
		<link>http://ardyan.net/di-balik-perjalanan/</link>
		<comments>http://ardyan.net/di-balik-perjalanan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2011 17:47:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardyan.net/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 15 November 2011. Mungkin ini bukan sesuatu hal yang istimewa bagi sebagian orang, namun buatku ini adalah sebuah anugrah yang diberikan oleh Yang Maha Kaya buatku. Selain bisa pergi ke Bali untuk menghadiri undangan ABC ( ASEAN Blogger Community ) Bali secara gratis, ini adalah perjalanan pertama menggunakan pesawat. Sebuah kesan yang mungkin tak akan terlupakan sampai kapanpun. Perasaan deg-deg sir ketika pesawat mulai take-off sampai pada saat pesawat<a href="http://ardyan.net/di-balik-perjalanan/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" title="awan h" src="https://lh4.googleusercontent.com/-P9OoF-kLAUQ/TsP11cHrL6I/AAAAAAAAAEk/7JcSPLjveOk/s640/SDC19335.JPG" alt="" width="217" height="161" />Selasa, 15 November 2011. Mungkin ini bukan sesuatu hal yang istimewa bagi sebagian orang, namun buatku ini adalah sebuah anugrah yang diberikan oleh Yang Maha Kaya buatku. Selain bisa pergi ke Bali untuk menghadiri undangan <a href="http://ardyan.net/asean-blogger-community-abc-conference">ABC ( ASEAN Blogger Community )</a> Bali secara gratis, ini adalah perjalanan pertama menggunakan pesawat. Sebuah kesan yang mungkin tak akan terlupakan sampai kapanpun. Perasaan deg-deg sir ketika pesawat mulai take-off sampai pada saat pesawat berada di atas awan. Namun bukan itu yang menjadi pokok permasalahannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Permasalahannya disini adalah ternyata alam ini begitu indah jika dilihat dari atas. Begitu mempesona dan anggun. Tidak terbayangkan sebelumnya melihat dengan mata sendiri laut dan daratan hijau berpadu menjadi sebuah kesatuan yang mengagumkan. Bahkan yang lebih indah lagi adalah ketika berada di atas awan. Serasa mimpi, gugusan awan putih yang indah yang selama ini hanya dilihat di layar televise sekarang bias dilihat secara langsung dan bahkan serasa berada di negeri atas awan layaknya di dongeng anak &#8211; anak. Tapi sesaat kemudian terbersit perasaan sedih dan pilu, ketika teringat pemberitaan di media, baik media cetak maupun elektronik. Banyak terjadi tanah longsor, kebakaran h<img class="alignright" title="laut" src="https://lh5.googleusercontent.com/-7UrrTDLRBMs/TsP2BqDr9RI/AAAAAAAAAEs/EFiTWX2QY6E/s640/SDC19342.JPG" alt="" width="188" height="141" />utan, dan banjir yang semuanya disebabkan oleh ulah tangan manusia. Manusia terlalu serakah mengeploitasi alam yang indah ini tanpa mempedulikan kehidupan alam. Manusia hanya menuruti keinginannya sendiri tanpa melihat keinginan dari alam.</p>
<p style="text-align: justify;">Alam ingin dimengerti, ingin disayangi,dan ingin dicintai layaknya manusia. Tapi manusia seolah tak tahu dan cenderung tak mau tahu atentang hal ini. Manusia menganggap alam diciptakan untuk mereka sehingga mereka bebas mengeploitasinya. Padahal itu sebuah anggapan yang sangat keliru, karena apapun yang kita lakukan pada alam akan berbalik pada diri kita sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, terima kasih ya ALLAH telah menunjukkan betapa keagunanMu padaku. Sekali lagi</p>
<p style="text-align: justify;">ALHAMDULILLAH terima kasih ya ALLAH</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardyan.net/di-balik-perjalanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manusia = Komputer ?</title>
		<link>http://ardyan.net/manusia-komputer/</link>
		<comments>http://ardyan.net/manusia-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2011 01:30:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[OS]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardyan.net/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ada yang bingung dengan judul pada artikel ini. Tapi memang begitulah adanya. Jika kita lihat lebih dalam, sebenarnya antara manusia dan computer itu adalah sama. Sama-sama canggih yang membedakan hanyalah computer itu benda mati dan manusia adalah benda hidup. Terus dibagian mananya yang sama? Weits …. Tunggu dulu sebelum menginjak ke ranah itu mari kita lihat apa itu computer. Computer secara awam dapat dikatakan sebagai seperangkat alat yang digunakan<a href="http://ardyan.net/manusia-komputer/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="komputer1" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR0whpug3ZeKwxWlhyOlfcXwS5h2rImeBnq8hrXBNi614oR13bmltU2bvgmxA" alt="" width="166" height="166" />Mungkin ada yang bingung dengan judul pada artikel ini. Tapi memang begitulah adanya. Jika kita lihat lebih dalam, sebenarnya antara manusia dan computer itu adalah sama. Sama-sama canggih yang membedakan hanyalah computer itu benda mati dan manusia adalah benda hidup. Terus dibagian mananya yang sama? Weits …. Tunggu dulu sebelum menginjak ke ranah itu mari kita lihat apa itu computer. Computer secara awam dapat dikatakan sebagai seperangkat alat yang digunakan untuk menghitung, mengolah data ( baik angka, huruf, dan gambar ) agar pekerjaan manusia menjadi lebih mudah.</p>
<p>Nah sekarqang mari kita bahas persamaan antara computer dan manusia. Yang pertama adalah antara keybord dan panca indra. Mereka mempunyai hubungan yang erat dalam fungsi yaitu sebagai input atau masukan data. Seperti yang telah diketahui jika kita ingin menginput data maka kita kan menekan tombol pada keybord begitu juga dengan manusia, jika manusia ingin menginput data ke dalam dirinya maka ia akan menggunakan panca indra sebagai inputnya. Yang kedua adalah monitor dan lagi-lagi dengan panca indra. Kenapa? Ya, jika kita selesai menginput data maka kita dapat melihat hasil inputan data lewat monitor. Bayangkan jika tidak ada monitor kita tidak akan dapat melihat hasil inputan kita. Begitu juga dengan panca indra, jika panca indra hanya sebagai input lalu lewat mana kita akan melihat outputnya pada manusia.</p>
<p>Yang ketiga adalah harddisk. Dalam diri manusia harddisknya adalah seluruh sel tubuh. Jika dalam computer harddisk digunakan untuk menyimpan data, maka di dalam diri manusia data akan disimpan dalam seluruh sel tubuh baik itu berupa informasi, mineral, dsbl. Jika harddisk manusia mengalami gangguan maka dapat dipastikan system kerja computer hayati ini juga akan error sama seperti computer biasa. Yang keempat adalah software, dalam computer pastilah banyak terdapat software dengan berbagai fungsinya. Ada yang digunakan untuk menghitung, menulis, menggambar, dsb. Dalam diri manusia softwarenya ada dua yaitu pikiran dan perasaan. Dua software yang sangat ampuh dan canggih karena dia dapat mengakomodir segala macam data baik yang bersifat logika maupun angan-angan. Dan yang terakhir adalah OS (Operating system) dalam computer OS akan menjadi sangat penting karena jika computer tanpa OS maka dia tidak ada gunanya hanya akan menjadi barang canggih yang tidak berguna. Begitu juga pada manusia jika manusia tidak memiliki OS maka ia akan menjadi beban bagi yang lain atau bahkan akan merusak dan merugikan orang lain. OS dalam diri manusia lebih kita kenal sebagai hati nurani.</p>
<p>Kalau manusia = computer berarti bias error dan kena virus dong? Jawabnya Yuppzz…. Manusia dapat menjadi error dan terkena virus yang beraneka ragam jenisnya. Tapi masalah error dan virusnya akan kita bahas pada pertemuan yang akan dating. Semoga bermanfaat untuk kita semua…….</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardyan.net/manusia-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kedungkayang pasca merapi</title>
		<link>http://ardyan.net/kedungkayang-pasca-merapi/</link>
		<comments>http://ardyan.net/kedungkayang-pasca-merapi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 May 2011 06:29:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[kayang]]></category>
		<category><![CDATA[kedung]]></category>
		<category><![CDATA[ketep]]></category>
		<category><![CDATA[magelang]]></category>
		<category><![CDATA[sawangan]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardyan.net/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Erupsi gunung merapi yang terjadi beberapa waktu yang lalu ternyata tidak hanya meninggalkan duka pada warga yang tinggal di sekitar gunung merapi. Tetapi juga pada warga yang tinggal di bantaran sungai yang berhulu di gunung merapi. Beberapa waktu yang lalu kita dikejutkan dengan banjir lahar dingin yang menimpa desa jumoyo. Banjir ini meluluh lantahkan rumah warga dan apapun yang dilewatinya. Setelah itu kita kembali dikejutkan dengan jebolnya jembatan utama penghubung<a href="http://ardyan.net/kedungkayang-pasca-merapi/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="kedung" src="https://lh5.googleusercontent.com/_uEMb0a4kQew/TaavYutATeI/AAAAAAAAABs/rA_kDTUrmzs/s128/SDC18491.JPG" alt="" width="211" height="158" />Erupsi gunung merapi yang terjadi beberapa waktu yang lalu ternyata tidak hanya meninggalkan duka pada warga yang tinggal di sekitar gunung merapi. Tetapi juga pada warga yang tinggal di bantaran sungai yang berhulu di gunung merapi. Beberapa waktu yang lalu kita dikejutkan dengan banjir lahar dingin yang menimpa desa jumoyo. Banjir ini meluluh lantahkan rumah warga dan apapun yang dilewatinya. Setelah itu kita kembali dikejutkan dengan jebolnya jembatan utama penghubung jalur magelang-jogja yang membuat terganggunya arus lalu lintas.</p>
<p>Ternyata tidak hanya itu saja, salah satu objek wisata yang cukup terkenal di magelang yaitu wisata air terjun kedung kayang juga terkena imbasnya. Air terjun dan sungai yang dulunya indah dengan bebatuan di sana sini sekarang menjadi sekarang menjadi tanah lapang dengan hamparan pasir yang luas. Batu-batu yang dulu menjadi salah satu penghias sungai kita telah hilang terbawa aliran banjir lahar dingin. selain itu aliran air menjadi terarah pada satu jalur seperti jalur selokan dengan air yang sedikit agak deras. Selain itu banjir lahar juga mengikis bagian tepi sungai yang digunakan untuk jalan setapak menuju air terjun. Sehingga untuk menuju air terjun wisatawan harus melalui badan sungai yang tertutup pasir.</p>
<p>Keadaan ini berakibat pada menurunnya jumlah pengunjung wisata. Dulu sebelum terjadinya erupsi merapi jumlah pengungjung rata-rata per hari bisa mencapai 60 orang pada hari biasa dan 200 orang pada hari libur. Sekarang jumlah pengunjung hanya sekitar 40 orang per hari. Hal ini berakibat pada menurunnya jumlah pembeli di areal wiasata tersebut dan sebagian warung memilih tutup sedangkan pemiliknya memilih untuk bekerja di ladang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>www airterjun kedungkayang com</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardyan.net/kedungkayang-pasca-merapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Desaku yang Indah</title>
		<link>http://ardyan.net/desaku-yang-indah/</link>
		<comments>http://ardyan.net/desaku-yang-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 22:29:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[desa]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardyan.net/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Pertumbuhan penduduk yang meningkat secara drastis belakangan ini menimbulkan berbagai masalah. Mulai masalah sosial budaya, ekonomi maupun lingkungan. Masalah lingkungan menjadi semakin parah karena semakin banyak manusia maka akan semakin banyak pula sampah dan bangunan rumah yang didirikan. Masalah sampah akan berakibat pada semakin menumpuknya sampah di tempat pembuangan akhir yang menimbulkan bau yang tidak sedap dan mencemari udara. Selain itu, damapah di sungai juga semakin menumpuk yang berakibat pada<a href="http://ardyan.net/desaku-yang-indah/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="desa" src="https://lh3.googleusercontent.com/_uEMb0a4kQew/Taau7AGs5SI/AAAAAAAAABo/HRqmE_ZWxUg/s128/SDC18444.JPG" alt="" width="220" height="165" />Pertumbuhan penduduk yang meningkat secara drastis belakangan ini menimbulkan berbagai masalah. Mulai masalah sosial budaya, ekonomi maupun lingkungan. Masalah lingkungan menjadi semakin parah karena semakin banyak manusia maka akan semakin banyak pula sampah dan bangunan rumah yang didirikan. Masalah sampah akan berakibat pada semakin menumpuknya sampah di tempat pembuangan akhir yang menimbulkan bau yang tidak sedap dan mencemari udara. Selain itu, damapah di sungai juga semakin menumpuk yang berakibat pada terjadinya banjir dan tanah longsor.</p>
<p>Masalah pemukiman semakin parah dengan banyaknya pemukiman-pemukiman liar di bantaran sungai dan daerah-daerah kumuh lainnya. Di sisi lain, didaerah pedesaan di mana merupakan lumbung padi dan sayuran bagi masyarakat kota, kini telah banyak berdiri rumah-rumah baik itu secara pribadi maupun komplek perumahan. Sawah yang dulunya hijau kini telah berubah menjadi beraneka warna cat rumah. sawah yang dulunya tempat tinggal kodok, ular, belalang, dan berbagai macam hewan kita telah menjadi rumah yang megah. Akankah sawah dan ladang dinegeri ini hilang dan berubah menjadi rumah-rumah? Sungguh keadaan yang ironis mengingat dulu kita merupakan lumbung beras, tetapi kini kita harus mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan makan.</p>
<p>Jika kita pernah mendengarkan lagu iwan fals yang berjudul desa kita akan berpikir bahwa lirik dalam lagu itu yang seharusnya kita lakukan. Kita harus membuat desa menjadi sebuah desa yang sesuai dengan fungsinya menjadi penjaga keseimbangan antara alam dan manusia. Walaupun sekarang teknologi sudah sangat berkembang, namun fungsi desa harus tetap dipertahankan. Desa harus dibina agar generasi penerusnya tidak lari ke kota menjadi buruh srabutan yang tidak jelas. Kemajuan teknologi dan banyaknya sarjana pertanian harusnya bisa digunakan untuk membangun desa menjadi sebuah lahan pertanian yang hebat dan menciptakan lapangan kerja baru di desa sehingga akan mengurangi tingkat urbanisasi ke kota dan juga akan mengurangi jumlah pengangguran di negeri ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardyan.net/desaku-yang-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terminal Dadakan</title>
		<link>http://ardyan.net/terminal-dadakan/</link>
		<comments>http://ardyan.net/terminal-dadakan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 16:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dingin]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[lahar]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[merapi]]></category>
		<category><![CDATA[pabelan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardyan.net/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin masih melekat dibenak kita bagaimana kejadian banjir lahar dingin yang menimpa saudara kita di desa jumoyo yang berada di sepanjang aliran kali putih. Rumah, toko, dan segala yang ada hancur terterjang banjir pasir dan batu yang berasal dari gunung merapi. Kejadian ini kemudian menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat untuk melihat dari dekat kejadian yang menghebohkan itu. sehingga membuat desa jumoyo menjadi sebuah objek wisata yang didatangi orang dari berbagai<a href="http://ardyan.net/terminal-dadakan/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="pabelan1" src="https://lh6.googleusercontent.com/_uEMb0a4kQew/Taauh0wQZNI/AAAAAAAAABg/Zfm7opNlwKA/s128/SDC18438.JPG" alt="" width="187" height="140" />Mungkin masih melekat dibenak kita bagaimana kejadian banjir lahar dingin yang menimpa saudara kita di desa jumoyo yang berada di sepanjang aliran kali putih. Rumah, toko, dan segala yang ada hancur terterjang banjir pasir dan batu yang berasal dari gunung merapi. Kejadian ini kemudian menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat untuk melihat dari dekat kejadian yang menghebohkan itu. sehingga membuat desa jumoyo menjadi sebuah objek wisata yang didatangi orang dari berbagai daerah.</p>
<p>Kejadian itu ternyata tidak hanya dialami di bantaran kali putih saja tetapi juga dibantaran kali pabelan. Banjir lahar dingin ini tidak hanya menghancurkan rumah penduduk tapi juga menjebolkan beberapa jembatan antara lain jembatan talun dan srowol. Beberapa waktu yang lalu kita dikejutkan dengan ambrolnya jembatan utama penghubung jalur <img class="alignright" title="pabelan2" src="https://lh5.googleusercontent.com/_uEMb0a4kQew/TaauO7RrW_I/AAAAAAAAABc/i8jzuNaJ1nU/s128/SDC18447.JPG" alt="" width="222" height="166" />magelang-jogja yang berada di atas kali pabelan. Ambrolnya jembatan ini membuat aktivitas lalu lintas menjadi terganggu, bahkan menyebabkan macet yang mencapai hampir 1 km pada akhir minggu. Kemacetan ini selain dipicu karena hanya dapat dilaluinya 1 jembatan untuk dua arah, juga karena sebagian besar bus jurusan semarang-jogja yang menurunkan penumpang tepat sebelum jembatan. Hasilnya areal sekitar jembatan menjadi sebuah terminal dadakan.</p>
<p>Kasus penurunan penumpang ini dikarenakan angkutan umum dilarang melalui jembatan untuk mengurangi beban pada jembatan dan juga bus yang lebih memilih menurunkan penumpangnya dari pada harus memuta<img class="alignleft" title="pabelan3" src="https://lh5.googleusercontent.com/_uEMb0a4kQew/TaaurGuqUyI/AAAAAAAAABk/-geQ6Lf-WXs/s128/SDC18456.JPG" alt="" width="228" height="170" />r melalui purworejo untuk sampai ke jogja. Menurut pengamatan bus dari semarang akan menurunkan penumpang di sebelah utara jembatan kemudian akan putar balik ke arah semarang lagi dengan membawa penumpang yang dari jogja. Hal serupa juga terjadi pada bus dari arah jogja. Sampai saat ini antrean bus menjadi semakin panjang karena bus-bus itu menunggu penumpang dari arah sebaliknya. Kasus ini segera ditanggapi oleh pemerintah dengan segera melakukan pembangungan jembatan.</p>
<p>Keadaan ini akan terus berlangsung sampai perbaikan jembatan selesai yang diperkirakan akan selesai dalam waktu dua bulan. Serta dalam jangka waktu itu diharapkan semua pihak dapat menjaga ketertiban dan memiliki kesadaran yang tinggi agar arus lalu lintas tetap lancar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardyan.net/terminal-dadakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

